Takut ketahuan borok Kontraktor merampok uang negara berkedok proyek yang di kerjakan asal jadi diduga keluarga kontraktor intimidasi ketua Ormas dan wartawan

Sumber fhoto: Animasi Google 

Muara enim, Sumselterkininews .com- Proyek tembok penahan tanah di desa siring agung kecamatan semende darat ulu Kabupaten Muara Enim yang dikerjakan oleh CV KARYA SEDERHANA dengan Pagu Rp.1.000.000.000,00-  Di duga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan SOP,ketua Ormas jerat DPW dan wartawan media sumsel terkini di intimidasi keluarga kontraktor.

Peristiwa bermula pada 20 Februari 2026, Saat Ketua Ormas yang di dampingi oleh awak media Sumsel Terkini News melakukan peliputan dan memantau proyek tembok penahan tanah yang terletak di desa siring agung kecamatan semende darat ulu Kabupaten Muara Enim Dan sesudah awak media sumsel terkini dan ketua Ormas jerat DPW sumsel men Dokumentasi kan melalui vidio pekerjaan proyek yang terlihat jelas asal jadi tersebut 

Yang mana Pada saat mau perjalanan pulang ketua Ormas jerat DPW sumsel dan awak media sumsel terkini  di cegat oleh seseorang tak di kenal memanggil dan mengajak ketua diduga kuat itu adalah centeng atau suruhan dari kontraktor untuk menjaga proyek tersebut atau diduga kuat orang yang tak di kenal tersebut adalah preman bayaran yang di sewa oleh kontraktor perampok uang rakyat.

Dan dia meminta untuk kordinasi langsung dengan pemborongnya.

Dia mengungkapkan bahwa kontraktor itu namanya Bayu masih keluarga nya dan meminta Ketua Ormas dan Media tidak menyebar luaskan/Memviralkan video tersebut.


" Jangan dulu di diviralkan video tadi kita koordinasikan dulu dengan ponakan aku,aku minta sekali lagi jangan dulu di viralkan karna Semende ni lagi panas Nanti Aku Menghubungi Bayu Dulu,"Ujarnya dengan nada lantang dan garang.

Merasa takut ada masalah baru dari proyek-proyek tersebut oknum yang di duga centeng kontraktor itu mengikuti kami sampai desa aremantai Kec Semende darat Ulu dan mengawasi dari kejauhan.

Dari adanya tindakan oknum tersebut kami menilai bahwa memang benar Proyek tersebut di duga di kerjakan asal jadi dan terlihat jelas adukan bisa di remes dengan tangan,

Fakta ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kapasitas, kepentingan, dan peran yang bersangkutan di lapangan.

Dalam peristiwa tersebut, Oknum diduga menyampaikan pernyataan yang bernada tekanan dengan mengaitkan proyek Tembok Penahan Tanah tersebut dengan nama kontraktor menyebut bahwa proyek merupakan milik keponakan. 


Pernyataan ini menimbulkan dugaan kuat adanya upaya membungkam kerja jurnalistik,serta memunculkan spekulasi publik mengenai praktik pembekingan proyek.

Menurut keterangan Masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, Mengatakan bahwa kontraktor tersebut masih keponakan Oknum Anggota DPRD Muara Enim Yang Baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Dan di Duga Kuat Proyek Tembok Penahan Tanah Desa Siring Agung dan Desa Aremantai tersebut adalah Proyek Pokir DPRD kabupaten Muara Enim.

Romlan selaku ketua ormas jerat DPW SUMSEL Menuturkan Dari Adanya Kejadian Tersebut,terlihat jelas dan sudah terang benderang bahwa proyek tersebut Di Duga dikerjakan asal-asalan Dan Menyediakan Preman Kampung untuk menjaga Proyek tersebut agar tidak Ada Wartawan,LSM dan Ormas yang berani Meliput/Mengecek proyek tersebut,

Masih kata Romlan selaku ketua ormas jerat DPW SUMSEL tidak Menutup Kemungkinan Di Duga Kuat Pemilik CV KARYA SEDERHANA kabupaten Muara Enim diduga Sudah Adanya niat jahat yang dapat menimbulkan tindakan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) Untuk memperkaya diri atau kelompok demi Meraup Keuntungan Besar/atau korupsi berjamaah," tutup Romlan.


(Joni)







 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama