Wujudkan Instruksi Presiden, Bupati OKU Luncurkan Beasiswa Dokter, Target 20 Anak Kurang Mampu


 BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat merespons Instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter di Indonesia yang masih kekurangan hingga 100 ribu orang.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui program beasiswa kedokteran yang digagas langsung oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., MM., M.Pd., demi mencetak generasi medis yang nantinya akan mengabdi di daerah.

Kerjasama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Bupati Teddy Meilwansyah sebelumnya telah resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kini, Pemkab OKU mulai melakukan sosialisasi menyeluruh kepada seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA dan sederajat di wilayah OKU. Hal ini dilakukan karena waktu pendaftaran dan seleksi sangat terbatas, mengingat tes masuk dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

“Program ini kami beri nama 'Gapai Mimpi Wujudkan Harapan Jadi Dokter Untuk OKU Maju dan Terdepan'. Ini adalah bentuk dukungan penuh kami terhadap instruksi Bapak Presiden untuk mempercepat penambahan jumlah dokter,” ujar Bupati Teddy saat kegiatan sosialisasi, Jumat (10/4/2026).

Seleksi Ketat, Prioritas Anak Berprestasi tapi Kurang Mampu

Bupati menjelaskan, mekanisme penerima manfaat akan dilakukan secara bertahap. Sekolah diminta merekomendasikan siswa kelas XII yang memiliki prestasi namun terkendala biaya. Nantinya tim verifikasi akan turun langsung melakukan pengecekan kondisi asli calon peserta.

“Nanti akan diseleksi hingga terpilih 20 orang terbaik untuk kami bawa kuliah di UIN Jakarta dan dididik menjadi dokter profesional,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmennya untuk menjaga jalannya program tetap bersih dan transparan. Ia menolak keras adanya praktik KKN (Kolusi, Korupsi, Nepotisme).

“Saya pastikan tidak ada KKN di sini. Program ini harus benar-benar menyentuh anak-anak yang berkompeten, berprestasi, dan memang membutuhkan bantuan biaya,” tegasnya.

Persiapan Khusus dan Ikatan Dinas

Agar mahasiswa asal OKU mampu bersaing dengan mahasiswa dari kota besar, selama tahun pertama akan diberikan bimbingan belajar dan pendampingan khusus dari pihak universitas.

Harapannya, setelah lulus nanti, para dokter lulusan program ini siap bekerja dan mengabdi untuk memajukan pelayanan kesehatan di Kabupaten OKU.

Syarat Pendaftaran:

- Siswa kelas XII SMA/SMK/MA Negeri maupun Swasta di OKU.

- Memiliki prestasi akademik atau non-akademik (Kabupaten hingga Internasional).

- Berasal dari keluarga kurang mampu.

- Warga OKU dengan domisili minimal 3 tahun (terbukti KK/KTP).

- Bersedia menempuh pendidikan sampai selesai.

Hadir mendampingi:

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten I Indra Susanto, Asisten II Hasan HD, Asisten III H. Romson Fitri, Kepala Dinas Pendidikan Kadarisman, serta kepala OPD terkait lainnya.


*(Romlan/Joni)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama