Ketua Ormas Jerat DPW Sumsel Mengecam Keras Pemostingan Terkait Pupuk Tanpa Adanya Konfirmasi Kepada Tim Media Sumsel Terkini News


 OKU – Ketua Ormas Jerat DPW Sumatera Selatan bersama Media Sumsel Terkini News mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pengelola akun Facebook bernama "Kabar Patroli".

Akun tersebut dinilai sangat tidak profesional karena memuat dan menyebarkan berita terkait kegiatan penyelidikan Ditreskrimsus Polda Sumsel tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak kepolisian, awak media yang meliput, maupun pihak Ormas Jerat selaku narasumber.

"Kami mengecam keras tindakan semena-mena ini. Mereka memposting berita penting terkait kasus pupuk subsidi seenaknya sendiri tanpa konfirmasi,dan tidak menuliskan sumber awal.

Ini sangat berbahaya dan berpotensi menjadi provokator yang memicu keresahan di masyarakat," tegas Ketua Ormas Jerat dalam keterangannya, Senin (24/04/26).

akun Kabar Patroli tersebut diduga kuat merupakan akun abal-abal, Konten yang dimuat diduga hanya hasil copy-paste dari sumber lain tanpa ada proses peliputan yang asli/Real.

"Kami curiga akun ini hanya untuk mencari sensasi atau keuntungan sendiri,Padahal topik yang diangkat adalah masalah serius terkait Pupuk subsidi yang di peruntukan untuk masyarakat kurang mampu, tapi disampaikan dengan cara yang salah dan tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Yang menjadi sorotan utama, dalam postingan akun tersebut terlihat jelas menggunakan foto hasil karya asli dari Media Sumsel Terkini News.

Foto-foto dokumentasi yang menampilkan kegiatan tim Subdit 4 Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel serta gambar Ketua Ormas Jerat, diduga kuat dicuri dan diposting ulang tanpa meminta izin atau mencantumkan sumber yang benar. Ini jelas melanggar Hak Cipta.

Untuk menghindari berita hoax yang dapat menimbulkan Provokator atau pemecah belah masyarakat dan pemerintahan Tim Media Sumsel Terkini News telah mencoba menghubungi pemilik Akun Kabar Patroli melalu messenger Facebook namun tidak ada jawaban dari akun Facebook Kabar Patroli.

Lalu tim Sumsel Terkini News menghubungi pemilik Akun Kabar Patroli tersebut melalui WhatsApp dengan nomor (08137780xxxx) untuk konfirmasi terkait postangan akun Facebook Kabar Patroli tersebut dengan beritanya ini belum ada jawaban atau respon dari akun Facebook tersebut yang di duga akun abal-abal yang di duga dapat menjadi provokator de tengah-tengah masyarakat dan pemerintahan 

Menanggapi hal ini, Ketua Ormas Jerat menegaskan bahwa pihaknya bersama Media Sumsel Terkini News Akan Segera melaporkan terkait postingan akun Facebook kabar patroli yang di duga kuat dapat menimbulkan kegaduhan.


*(Joni/tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama