Raih Penghargaan Pemkot Palembang, Bank Sampah Binaan PLN UID S2JB Ubah Sampah Jadi Jalan Pendidikan


 PALEMBANG – Inovasi mengubah sampah menjadi sarana pembiayaan pendidikan yang dikembangkan Bank Sampah Indonesia Legacy mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Kota Palembang. Sebagai mitra binaan Program TJSL PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, lembaga ini dinilai berhasil menciptakan solusi yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Melalui program unggulan “SPP Dibayar dengan Sampah”, siswa cukup menyetorkan sampah organik dari rumahnya sebagai pengganti biaya sekolah. Sampah tersebut diolah menjadi kompos dan nutrisi cair, lalu hasil manfaatnya digunakan untuk menunjang operasional pendidikan. Sejauh ini, skema ini telah membantu lebih dari 150 siswa tetap bersekolah dan melibatkan ratusan keluarga, sekaligus mengurangi timbunan sampah di lingkungan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berkelanjutan PLN. Mulai tahun 2025, PLN membantu membangun fasilitas pengolahan, melatih pengelola, hingga mengembangkan program lanjutan seperti pengolahan sampah plastik menjadi bahan bangunan ramah lingkungan serta penyediaan gerobak listrik untuk pengangkutan sampah.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyatakan penghargaan ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan mandiri memberikan hasil yang bertahan lama. Sementara Direktur Qur’anik Farm Indonesia, Denny Satria Mandala Putera, menambahkan dukungan PLN sangat berarti dalam mengembangkan gerakan ini dari sekadar kelompok warga menjadi pusat pembelajaran lingkungan yang banyak dikunjungi pihak lain.


*(Joni)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama