PALEMBANG – Ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Sumsel Cup II Tahun 2026 resmi berakhir Minggu, 12 Juli 2026 di GOR Dempo Jakabaring. Kompetisi ini mempertemukan peserta dari 15 Polres se-wilayah Polda Sumsel yang bersaing dengan semangat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kabidlabfor Polda Sumsel KBP Witdiardi, S.I.K., M.H., selaku Ketua Pelaksana, mewakili Kapolda Sumsel.
Salah satu sorotan datang dari perolehan gemilang kontingen Polres Ogan Komering Ulu (OKU). Atlet-atlet asal Bumi Sebimbing Sekundang itu berhasil membawa pulang total 28 medali: 9 emas, 12 perak, dan 7 perunggu. Capaian ini menegaskan kualitas pembinaan bela diri di lingkungan Polres OKU terus membaik dari waktu ke waktu.
Meski baru menempati posisi keempat dan belum meraih gelar juara umum, perjuangan para atlet mendapat apresiasi luas. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menyampaikan rasa bangganya lewat Ipda Ikhsan, S.H., M.Si., yang turut mendampingi tim di lokasi.
"Para atlet telah berjuang habis-habisan dari babak awal hingga pertandingan terakhir," ujar Ipda Ikhsan mewakili pimpinan.
Sementara itu, gelar juara umum berhasil diraih Polres Muba dengan 16 emas, 9 perak, dan 2 perunggu. Posisi kedua ditempati Polres Lahat (12 emas, 11 perak), dan peringkat ketiga jatuh ke tangan Polres PALI (10 emas, 9 perak).
Kompetisi tahun ini berlangsung sangat ketat dengan sistem gugur di berbagai kelas pertandingan, serta diawasi ketat oleh wasit berlisensi dari Pengurus Provinsi IPSI Sumatera Selatan.
Lebih dari sekadar mengejar piala, ajang ini menjadi sarana latihan berharga bagi atlet Polres OKU untuk berhadapan dengan lawan terbaik se-Sumsel. "Ini bekal pengalaman yang sangat berharga. Kami harap mereka terus berkembang dan meraih prestasi lebih cemerlang nanti," tambah Ipda Ikhsan.
Selain persaingan di gelanggang, kegiatan ini juga mempererat tali persaudaraan antaranggota kepolisian se-Sumatera Selatan. Acara ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan bagi para pemenang.
Polres OKU berjanji tak akan berhenti di sini, dan akan terus meningkatkan program pembinaan agar atlet silatnya mampu bersaing lebih kuat di ajang mendatang.*(Red)
