BATURAJA – Menjamin kenyamanan serta kekhusyukan ibadah umat Islam saat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Baturaja bergerak cepat mengamankan pasokan listrik di lokasi ibadah utama. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Masjid Agung Islamic Center Baturaja, tempat berlangsungnya Salat Id pada Rabu pagi (27/5/2026).
Langkah antisipasi dan kesiapan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN Ogan Komering Ulu (OKU) dalam menghadirkan layanan andal, terutama di momen keagamaan besar yang dipadati ribuan jamaah. Persiapan pun sudah dilakukan jauh-jauh hari, di mana sejak sehari sebelum pelaksanaan atau H-1, tim teknis PLN sudah ditempatkan di lokasi untuk memantau kondisi jaringan secara langsung.
Berbagai pengecekan menyeluruh dilakukan, mulai dari jalur kabel, gardu distribusi, hingga memastikan unit pembangkit cadangan (genset) dalam kondisi prima dan siap dioperasikan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar tidak ada gangguan teknis yang mengganggu jalannya ibadah.
Kegiatan Salat Idul Adha sendiri berlangsung sangat khidmat dan tertib, dihadiri ribuan jamaah yang datang dari Baturaja dan wilayah sekitarnya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati OKU, Ir. H. Marjito Bachri, yang mewakili Bupati dalam rangkaian perayaan hari raya. Kehadiran pejabat daerah ini semakin mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan warga masyarakat.
Manager ULP PLN Baturaja, Triyo Indrawan, menjelaskan bahwa keandalan listrik adalah prioritas utama, terlebih saat fasilitas masjid membutuhkan daya besar untuk operasional pengeras suara dan pendingin ruangan agar ribuan jamaah merasa nyaman.
"Sejak H-1 kami sudah siapkan personel dan peralatan lengkap di lokasi. Pemantauan dilakukan terus-menerus, sistem pengamanan jaringan kami pasang berlapis. Tujuannya satu: masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa terganggu masalah listrik," ungkap Triyo usai kegiatan.
Ia menambahkan, PLN tidak hanya berfokus pada layanan harian biasa, tetapi selalu berusaha hadir di setiap momen penting warga sebagai bentuk pengabdian. Berkat kesiapan matang tersebut, seluruh rangkaian ibadah pagi itu berjalan mulus. Seluruh fasilitas masjid berfungsi maksimal, dan jamaah pun memberikan apresiasi atas kenyamanan yang dirasakan.
Keberhasilan menjaga stabilitas kelistrikan ini menjadi bukti PLN terus berupaya melayani sepenuh hati, mendukung setiap aktivitas warga, termasuk kegiatan sakral yang sarat makna pengorbanan dan kebersamaan.
*(Joni)


