PLN Gandeng PT Sumatera Prima Fibreboard, Salurkan Daya 18,7 MVA untuk Industri di Ogan Ilir


 Ogan Ilir, 5 Mei 2026 – Dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ogan Ilir resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF). Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) ini mencakup penyediaan daya listrik sebesar 18,7 MVA guna mendukung operasional pabrik fibreboard yang sedang dikembangkan.

Acara berlangsung di lokasi proyek dan dihadiri oleh manajemen kedua belah pihak. Manager PLN UP3 Ogan Ilir, RA Hamdatul Rovikoh, menandatangani kesepakatan tersebut yang disaksikan langsung oleh Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan, Wira Bhakti Dharma. Sementara dari pihak perusahaan, Direktur Corporate Planning & Logistic, Steven Widjaja, hadir mewakili manajemen PT SPF.

General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Diksi Erfani Umar, menyatakan bahwa ketersediaan listrik di wilayah saat ini sangat memadai. Sistem kelistrikan memiliki kemampuan pasok hingga 4.977 MW dengan beban puncak sekitar 2.841 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya yang cukup besar sebesar 2.136 MW.

"Kondisi ini membuka peluang luas bagi investor dan pelaku industri. Kami mengajak dunia usaha untuk beralih dan memanfaatkan listrik PLN yang lebih andal serta efisien demi menekan biaya operasional," ujar Diksi.

Sebagai bentuk komitmen, PLN akan membangun infrastruktur jaringan sepanjang kurang lebih 6 kilometer yang menghubungkan Gardu Induk Simpang Tiga menuju area pabrik. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.

Steven Widjaja mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN. Menurutnya, kepastian pasokan energi adalah kunci utama agar proses produksi dapat berjalan lancar, efisien, dan berkelanjutan. PT SPF sendiri bergerak di bidang produksi Medium Density Fibreboard (MDF), material penting untuk industri furnitur dan interior.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran bisnis, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat struktur industri pengolahan kayu di Sumatera Selatan.


*(Joni)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama