MUARA DUA – Kegelapan yang selama puluhan tahun menyelimuti desa-desa di wilayah Muara Dua kini perlahan sirna. PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Dua terus bergerak cepat membangun infrastruktur kelistrikan, membawa harapan baru dan "kemerdekaan energi" bagi masyarakat setempat.
Upaya ini merupakan wujud nyata respon terhadap aspirasi warga yang telah diperjuangkan melalui jalur legislatif oleh Anggota Dewan, Ibu Dewi Yustisiana. Kolaborasi erat antara perhatian wakil rakyat dan dedikasi PLN menjadi kunci utama dalam memutus rantai keterbatasan akses energi yang selama ini dirasakan.
Bayu Murtadla, Manager PLN ULP Muara Dua, menegaskan bahwa tantangan medan dan kondisi geografis yang berat tidak menyurutkan langkah timnya.
"Bagi kami, ini bukan sekadar pekerjaan memasang tiang dan kabel. Kami sedang membangun jembatan menuju peradaban yang lebih baik. Dengan dukungan Ibu Dewi Yustisiana, kami berjanji tidak akan meninggalkan satu pun desa dalam kegelapan. Semoga kehadiran listrik ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat di sini," ujar Bayu penuh semangat.
Kehadiran cahaya listrik ini tentu saja membawa kebahagiaan luar biasa bagi warga. Rina, salah satu warga yang merasakan manfaatnya, tak kuasa menahan haru.
"Selama ini kami hanya bisa membayangkan bagaimana rasanya memiliki lampu terang seperti di kota. Hari ini, melihat petugas PLN bekerja keras membawa harapan masuk ke desa kami, rasanya seperti mimpi menjadi nyata. Terima kasih PLN dan Ibu Dewi yang telah mendengar suara kami. Listrik ini bukan hanya penerangan, tapi juga masa depan yang cerah untuk anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman," ungkapnya dengan mata berbinar.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan kerja sama yang solid, segala tantangan bisa diatasi. PLN ULP Muara Dua berkomitmen untuk terus menjaga semangat ini agar seluruh pelosok Muara Dua dapat menikmati terang dan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

