PLN UP3 Lahat Gunakan Pendekatan Kekeluargaan, Sapa Langsung Warga Penyumbang Tunggakan Listrik

 

LAHAT – Tidak hanya mengandalkan surat pemberitahuan, PT PLN (Persero) UP3 Lahat menerapkan cara lebih dekat dalam melayani pelanggan. Jajaran manajemen yang dipimpin langsung oleh Manager Agus Priyanto turun ke lapangan dan mendatangi rumah-rumah warga yang memiliki kewajiban pembayaran rekening listrik belum lunas.

Kegiatan ini dijalankan dengan semangat dialog dan kekeluargaan, bukan sekadar urusan penagihan. Di tengah obrolan santai, tim PLN mendengarkan langsung kendala yang dihadapi warga, sekaligus memberikan penjelasan mengenai hak dan kewajiban bersama.

“Tujuan kami turun ke sini adalah menjalin komunikasi yang baik. Kami ingin tahu apa yang membuat pelanggan kesulitan, lalu mencari jalan keluar yang tidak memberatkan kedua pihak,” ujar Agus Priyanto.

Selain mengingatkan agar membayar tagihan paling lambat tanggal 20 setiap bulan, PLN juga memperkenalkan solusi praktis. Salah satunya adalah kemudahan beralih ke sistem listrik prabayar atau token. Menurut pihak PLN, sistem ini memungkinkan warga mengatur pemakaian listrik sesuai kemampuan keuangan, sehingga terhindar dari denda keterlambatan.

Danang Prasetio Wibowo, AM Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Lahat, menyatakan respon warga cukup positif. Pendekatan yang lebih manusiawi ini membuat banyak pelanggan menjadi lebih memahami manfaat membayar listrik tepat waktu untuk menjaga keandalan pasokan di wilayah mereka.

PLN juga mengingatkan bahwa segala kebutuhan terkait layanan kelistrikan, mulai dari cek tagihan, bayar, hingga pengajuan perubahan layanan, kini bisa dilakukan kapan saja lewat aplikasi PLN Mobile.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama